Smartphone dengan ukuran layar ekstra besar memang seolah menjadi
tren tersendiri belakangan ini. Hal itu tak lepas dari banyaknya vendor
yang telah menyuguhkan layar besar pada beberapa smartphonenya.
Menariknya, fenomena smartphone dengan layar ekstra besar justru
ditanggapi miring oleh Nokia, melalui salah seorang petingginya, Niklas
Savander. Seperti dikutip PULSAonline via Pocketlint, Savander
mengatakan bahwa suatu saat akan datang waktunya ketika konsumen
menyadari bahwa memiliki ponsel dengan layar sungguh besar adalah hal
bodoh.
Kapan itu terjadi, Savander sendiri tidak menyebutkannya secara
pasti, yang jelas dirinya menilai bahwa kemajuan teknologi bisa dicapai,
bukan hanya sekadar membuat layar lebih besar.
"Sulit untuk mengatakan kapan itu akan terjadi, tapi kemajuan
seharusnya terkait dengap teknologi baru apa yang dapat kita ciptakan,
bukan sekedar tentang membuat layar lebih besar." kata Savander.
Nokia sejauh ini memang belum mengikuti tren ukuran layar yang
terjadi di Amerika Serikat. Sebut saja Lumia 900 yang datang dengan
layar relatif lebih kecil (4.3 inchi), ketimbang beberapa rivalnya yang
hadir dengan suguhan layar ekstra besari mulai dari 4.6, 4.7. 5, bahkan
5.3 Inchi.

0 komentar:
Posting Komentar